Uji Signifikansi Korelasi Rank

Uji signifikansi korelasi rank dapat menjadi analisis yang lebih lanjut untuk mengetahui apakah terdapat hubungan atau korelasi yang signifikan antara dua variabel. Hipotesis awal yang diajukan adalah tidak terdapat hubungan antara dua variabel. Statitistik uji yang digunakan adalah 

1a

Dimana N adalah jumlah sampel dan  rs  adalah korelasi rank spearman dengan rumus

2

Statistik uji diatas akan akurat digunakan jika ukuran sampelnya 10 atau lebih. Rumus tersebut berdistribusi student’s t  dengan derajat bebas N – 2. Hipotesis awal ditolak  jika nilai kemungkinan atau probabilitas dari observasi (p-value) kurang dari tingkat signifikansi yang dipakai.

Contoh:

Suatu studi dilakukan terhadap mahasiswa atau mahasiswi di salah satu perguruan tinggi kedinasan di Jakarta Timur (sebut saja XXXX) untuk melihat adakah hubungan antara skor tes masuk dan indeks prestasi kumulatif yang mereka dapatkan pada tahun pertama. Untuk mengetahui hal tersebut, peneliti mengambil sampel sebanyak 12 mahasiswa/i dan diperoleh data seperti di tabel.

MHS

Skor Masuk

IPK

1

99

3.50

2

78

3.22

3

68

3.40

4

90

3.65

5

54

3.44

6

94

3.39

7

82

3.57

8

66

2.98

9

77

3.35

10

59

3.02

11

83

2.86

12

90

3.68

Jawab:

  1. Hipotesis :  

Ho: p=0 (tidak ada hubungan)

H1: p ≠ 0 (ada hubungan)

  1. Tingkat signifikansi (α)

α = 0,05

  1. Tentukan daerah tolak:

p-value ≤ 0,05

  1. Statistik uji : 

2a

 

  1. Keputusan :

Untuk nilai t = 1,46171 saat db =10, nilai p-value berada diantara 0,20 dan 0,10. Berarti p > 0,05 terima Ho.

  1. Kesimpulan :

Tidak ada hubungan antara skor tes masuk dengan, indeks prestasi kumulatif yang didapatkan oleh mahasiswa/i XXXX pada tahun                  pertama.

MHS

Skor Masuk(X)

IPK(Y)

d =(X-Y)

d2

1

99(1)

3.50(4)

-3

9

2

78(7)

3.22(9)

-2

4

3

68(9)

3.40(6)

3

9

4

91(3)

3.65(2)

1

1

5

54(12)

3.44(5)

7

49

6

94(2)

3.39(7)

-5

25

7

82(6)

3.57(3)

3

9

8

66(10)

2.98(11)

-1

1

9

77(8)

3.35(8)

0

0

10

59(11)

3.02(10)

1

1

11

83(5)

2.86(12)

-7

49

12

90(4)

3.68(1)

3

9

 

Tambahan:  rumus diatas digunakan jika tidak terdapat rank yang sama, jika terdapat rank yang sama maka gunakanlah rumus yang ada dibawah ini

3a

Dimana

4a

5a

Dengan t =banyak observasi pada ranking yg sama

Daftar Pustaka

Siegel, Sidney.1997.Statistik Nonparametrik untuk Ilmu – Ilmu Sosial. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Tagged with: , ,
Posted in Analisis Data Kategori

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
%d bloggers like this: