Koefisien Korelasi rank Spearman dengan SPSS

Koefisien korelasi rank spearman digunakan untuk menguji apakah terdapat hubungan yang linier antara dua variebel yang berskala ordinal. Hipotesis awal yang diajukan adalah tidak terdapat bungan antara dua variabel tersbut. Hipotesis awal ditolak jika nilai signifikansi obeservasi yang diperoleh kurang dari taraf signifikansi yang dipakai.

Berikut disajikan sebuah kasus untuk memperjelas mengenai langkah langkah uji korelasi rank spearman dengan menggunankan SPSS

Nur dan Hap adalah juri dalam kontes memasak yang diadakan oleh salah satu televisi swasta. Dari 10 peserta yang mengikuti perlombaan memasak akan dinilai manakah yang paling enak masakannya. Penilaian yang diberikan berkisar dari nilai paling rendah, yaitu 1 dan paling tinggi 10. Hasil dari penilaian disajikan pada tabel di bawah ini

Peserta

Nur

Hap

A

10

9

B

6

10

C

8

8

D

9

6

E

5

5

F

7

7

G

4

3

H

2

4

I

1

1

J

3

2

Apakah terdapat kesepakatan antara Nur dan Hap dalam memberikan penilaian terhadap para peserta?

Langkah – langkah dengan SPSS sebagai berikut

  • Masukan data kedalam SPSS dengan terlebih dahulu mendifiniskan hasil penilaian Nur dan Hap apa tab Variable View. Definisikan skala variabel Pada Measure dengan skala ordinal.

1a

2a

  • Kemudian pilih Anlyze, Correlate, lalu klik Bivariate 

3a

  • Setelah itu akan muncul kotak dialog Bivariate Correlations
  • Masukan variabel – variabel yang akan diuji korelasi pearsonnya, dalam kasus ini adalah penilaian yang diberikan oleh Nur dan Hap
  • Pilih spearman dan two-tailed. Pada kotak dialog yang muncul biasnya pilihan pearson sudah di cheklist, oleh karena itu hilangkan tanda cheklist pada pearson dengan mengklik sekali lagi pada pearson.

5a

  • Selanjutnya klik Ok.

Maka akan muncul output seperti dibawah ini

7a

Output tabel Correlations dapat dinterpretasikan sebagai berikut:

  1. Besarnya nilai koefisien korelasi linier antara Nur dan Hap dalam memberikan penilaian adalah 0,806. Hal ini menunjukan terdapatnya hubungan linier yang kuat dan postif antara kedua juri tersebut dalam memberikan penilian.
  2. Nilai signifikansi (2 tailed) yang diperoleh adalah sebesar 0,005. Nilai signifikansi yang diperoleh lebih kecil dari tingkat signifikansi yang dipakai yaitu 1 persen sehingga tolak hipotesis awal. Dengan demikian dapat dikatakan terdapat kesepakatan antara Nur dan Hap dalam memberikan penilaian terhadap para peserta lomba memasak.
  3. N menunujukan besarnya sampel atau obeservasi yang digunakan. Tapi dalam interpretasinya jangan lupa mencantumkan derajat bebasnya, yaitu N-2. Contoh ini menggunkan derajat bebas 10-2=8.

Blog Search Engine

Tagged with: , ,
Posted in Analisis Data Kategori, Metode Statistik
One comment on “Koefisien Korelasi rank Spearman dengan SPSS
  1. ini dia yang saya cari, keren banget. Makasi ya, sangat bermanfaat, kalau ada waktu mampir di majalah online amatir kami ya,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
%d bloggers like this: