Desain Studi dengan Tabel Kontingensi

Desain penelitian adalah  kerangka kerja yang digunakan untuk melaksanakan penelitian. Ada tiga bentuk desain studi untuk tabel kontingensi, yaitu Cross-sectional, Prospective, dan Retrospective study

Cross-sectional  Study

Mempelajari hubungan antar variabel kategorik yang diukur pada waktu yang sama. Total obyek/sampel dipilih secara random dari suatu populasi dan selanjutnya diklasifikasikan ke dalam setiap kategori  yang ada.

1

Karena hanya total n yg ditentukan terlebih dahulu maka frekuensi di setiap sel mengikuti distribusi multinomial dg ukuran sampel n dan probabilitas Pa,Pb,Pc,Pd dimana Pa+Pb+Pc+Pd=1

2

Statistik uji yg digunakan adalah statistik uji Chi-Square(Karl Pearson) seperti pembahasan sebelumnya. Estimasi besarnya hubungan dapat digunakan relative risk (RR) dan odd ratio (OR).

Ukuran Hubungan, berdasarkan contoh:

3

4

Rumus diatas disebut odds ratio (OR), yg merupakan pendekatan yg baik utk RR jika a & c sangat kecil dibandingkan b dan d

Prospective Study

Mempelajari hubungan antar variabel kategorik dimana banyaknya subyek (variabel 1 atau X) ditentukan terlebih dahulu sebelum penelitian dilakukan. Suatu sampel ditentukan terlebih dahulu dengan melakukan pengelompok kemudian dilihat perkembangan atau hasilnya dimasa yang akan datang.  Pada contoh sebelumnya, berarti banyaknya siswa yg ikut les & yg tidak telah ditentukan terlebih dahulu Subyek dalam kelompok ikut les dan tidak ikut les selanjutnya diamati secara prospektif untuk mengetahui seberapa banyak yang lulus atau yang tidak lulus dalam ujian.

5

Karena banyaknya subyek ditentukan terlebih dahulu maka a dan c mengikuti distribusi binomial dg parameter n1,Pa dan n2, Pc dengan tabel probabilita:

6

Hipotesis:  Ho: Pa=Pc (probabilita  seseorg lulus pada kelompok yg ikut les dan tidak adalah sama)

7

8

Retrospective study

Disebut juga studi kasus-kontrol (case-control study). Desain studi ini akan melihat dampak terlebih dahulu baru kemudian melihat penyebabnya. Artinya suatu hal sudah terjadi yang kemudian dilihat riwayatnya kebelakang.  Pada contoh sebelumnya, dalam studi ini berarti subyek yang lulus (m1) dan yg tidak lulus (m2) ditentukan terlebih dahulu. Selanjutnya diamati apakah subyek/siswa tersebut dahulunya ikut les atau tidak. Arah pengusutan  seperti  itu  bisa dikatakan “anti-logis”,  sebab  peneliti  mengamati  akibatnya dulu lalu meneliti penyebabnya, sementara  yang terjadi sesungguhnya  penyebab  selalu mendahului  akibat.

9

Karena banyaknya subyek ditentukan terlebih dahulu maka a dan b mengikuti distribusi binomial dg parameter n1,Pa dan n2, Pb dengan tabel probabilita:

10

Hipotesis:  Ho: Pa=Pb(probabilita seseorang ikut les pada kelompok  yangg lulus dan tidak adalah sama)

11

Contoh untuk Prospective:

Suatu studi yang dilakukan oleh Prof D untuk mengetahui  apakah benar orang yang bekerja dibawah tekanan akan berpengaruh pada tingkat stress yang dialami. Untuk itu peneliti mengambil sampel dengan membagi terlebih dahulu perlakuannya, yaitu orang yang bekerja dibawah tekanan dan tidak berada dibawah tekanan. Selanjutnya akan diperhatikan berapa yang mengalami stress dan tidak mengalami stress setelah beberapa bulan. Penelitian menggunakan tingkat signifikansi 5 %, datanya disajikan sebagai berikut

12

Interpretasi :

Orang yang bekerja dibawah tekanan memiliki resiko stress 1.9x (hampir 2x) lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang bekerja tidak dibawah tekanan.

Contoh untuk Reprospective:

Suatu penelitian dilakukant erhadap beberapa perusahaan untuk mengetahui apakah kebangkrutan sebuah perusahaan berhubungan dengan modal awal yang dimiliki. Untuk itu diambil sampel  sebanyak 20 perusahaan yg bangkrut dan 30 perusahaan yang masih survive. Datanya sebagai berikut:

  1. Hitung ukuran  asosiasi yang sesuai
  2. Uji apakah terdapat hubungan antara modal awal dengan keberlangsungan dari perusahaan. (α  = 5%)

13

Interpretasi : Perusahaan dengan modal awal kurang dari 100 memiliki kecenderungan untuk mengalami kebangkrutan 2,25 atau 2 kali lebih besar dibandingkan dengan perusahaan yang memiliki modal awal lebih dari 100

Tagged with: , ,
Posted in Analisis Data Kategori

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
%d bloggers like this: