Kelebihan Data Panel

Data panel merupakan data yang dikumpulkan secara cross section dan diikuti pada periode waktu tertentu. Data panel bisa juga diartikan sebagai gabungan antara data cross section dan time series. Data panel memeliki beberapa keuntungan, diantaranya:

  1. Data panel mampu mengontrol atau menangkap heterogenitas individu. Data panel menganggap tiap – tiap obeservasi seperti individu, perusahaan, negara adalah heterogen. Sedangkan, data time series dan cross section tidak mampu mengakomodasi heterogenitas dari individu sehingga memungkinkan terjadinya bias dari hasil estimasinya. Perbedaan antar individu akan dapat dilihat setelah mengetahui model – model yang digunakan untuk data panel.
  2. Data panel mampu memberikan informasi yang lebih lengkap, tingkat variabilitas yang lebih tinggi, koliniaritas antar variabel berkurang, derajat bebas yang lebih banyak, dan lebih efisien. Penggabungan data time series dan cross section akan memberikan lebih banyak jumlah observarsi. Peningkatan jumlah observasi akan meningkatakan variabilitas dan informasi data sehingga mampu mengurangi koliniaritas antar variabel. Peningkatan tersebut juga akan meningkatkan derajat bebas yang pada akhirnya akan mampu menghasilkan estimasi yang lebih efisien.
  3.  Data panel lebih mampu melihat dinamika data. Selain bisa menangkap perbedaan antar individu, data panel juga mampu membandingkan kondisi individu tersebut pada suatu periode dengan periode lainnya. 
  4. Data panel lebih bisa mengidentifikasi dan mengukur efek yang tidak mampu dideteksi oleh cross section murni atau time series murni. Misalnya, untuk menentukan apakah keanggotaan dalam serikat pekerja dapat meningkatkan atau menurunkan upah. Hal ini tentu akan lebih baik dijawab dengan mengobservasi pekerja sebelum dan sesudah berpindah dari serikata pekerja ke tanpa serikat pekerja atau sebaliknya.  Selanjutnya, karakterisitik dari individu dianggap tetap sehingga dapat diketahui apakah keanggotaan dalam serikat akan mempengaruhi upah dan seberapa besar pengaruhnya.
  5. Data panel mampu membangun dan menguji model yang lebih rumit dibandingkan dengan data cross section murni atau time series murni. Misalnya, pemodelan untuk efisiensi tehnik lebih baik menggunakan data panel (Lihat Baltagi andvGriffin, 1988b; Cornwell, Schmidt andvSickles, 1990;Kumbhakar and Lovell, 2000; Baltagi, Griffin and Rich, 1995; Koop and Steel, 2001). Selain itu, beberapa batasan analisis time series murni pada distributed lag model dapat dipaksakan pada data panel.
  6. Data panel mikro yang digabungkan seperti individu, perusahaan dan rumah tangga akan lebih akurat diestimasi dibandingkan dengan variabel yang mirip yang diukur pada level makro. Data panel mampu mengurangi atau menghilangkan bias yang disebabkan aggregasi individu atau observasi yang teralau banyak (lihat Blundell, 1988;Klevmarken, 1989).
  7. Data panel makro dilain pihak memiliki data deret waktu yang lebih panjang tetapi uji unit rootnya memiliki distribusi asimtotik standar (standard asymptotic distributions).

Daftar Pustaka

Baltagi, B. H. (2005). Econometric Analysis of Panel Data, Third Edition. The Atrium, Southern Gate, Chichester,West Sussex PO19 8SQ,England: John Wiley & Sons Ltd.

Nachrowi D Nachrowi, H. U. (2006). Pendekatan Populer dan Praktis Ekonometrika untuk Analasis Ekonomi dan Keuangan. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Tagged with:
Posted in Ekonometrik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
%d bloggers like this: